A.
Landasan Teori
1.
Kesehatan Yang
Sangat Berpengaruh
Hidup sehat merupakan impian setiap orang. Dengan
sehat, Anda bisa hidup berkualitas.
menentukan makanan baik atau buruk
dengan cara Anda mengkombinasikannya. Makanan sehat merupakan hal terpenting
dalam menjaga kesehatan kita. Seperti yang kita ketahui bahwa jika kita
mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dapat menimbulkan efek yang tidak baik
dan dapat menggangu kesetabilan metabolisme tubuh. Untuk menjaga kesehatan dan
kebugaran tubuh maka diperlukan pemahaman terhadap jenis makanan yang sehat
untuk di konsumsi dan yang tidak baik untuk di konsumsi.
Inilah
ciri-ciri makanan sehat yang baik untuk tubuh:
1. Mengandung
zat yang dibutuhkan tubuh
2. Tidak mengandung zat-zat berbahaya
3. Bahan makanan masih Segar
dan Alami
Berikut beberapa ciri-ciri dan tips menghindari
makanan yang terkontaminasi bahan-bahan berbahaya, biasanya sering di gunakan
oleh para pedagang.
1. Jangan pernah
membeli makanan dengan warna terang atau mencolok. Biasanya, warna dalam
makanan disebabkan penggunaan pewarna yang berlebihan/pewarna pakaian.
2. Lihat dan sentuh makanan yang akan dibeli. Jika
terasa terlalu lembut atau gurih bisa saja menggunakan penyedap secara
berlebihan.
3. Cium aroma makanan, bila aroma makanan yang
dikeluarkan sangat menyengat atau biasanya aroma yang dikeluarkan sangat khas
dengan bahan utama. bisa saja makanan tersebut banyak menggunakan zat yang bisa
mengawetkan makanan secara lama seperti sarden.
Kandungan gizi makanan perlu kita perhatikan pada
saat kita sedang mengkonsumsi makanan atau menyiapkan makanan. Makanan
merupakan sumber energy bagi tubuh kita, makanan juga bisa membawa penyakit,
Ini semua tergantung pada jenis makanan yang kita pilih untuk dikonsumsi dan
apakah kita mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang seimbang. Saat ini orang
cenderung menjalani pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Hal ini
ditandai oleh kegemaran mengkonsumsi makanan instan dan makanan junk food yang
banyak mengandung bahan pengawet dan zat buatan, seperti pemanis buatan yang dapat
merusak tubuh.
Selain itu banyak orang juga senang mengkonsumsi
makanan yang berlemak dan berkolestrol tinggi dalam jumlah yang berlebih. Hal
inilah yang menjadikan sistem kekebalah tubuh menurun dan sekarang ini banyak
orang mudah terjangkit penyakit yang kronis seperti jantung, asam urat, dan
diabetes, bahkan mereka yang berusia muda pun mulai terserang penyakit ini.
Kini saatnya kita kembali hidup sehat dengan mengenal kandungan gizi pada
makanan 4 sehat 5 sempurna.
Makanan adalah salah satu persyaratan pokok bagi
manusia. Untuk itu, makanan yang dikonsumsi seharusnya memiliki nilai dan
kandungan Gizi yang sesuai dengan standar gizi seimbang. Paling tidak kita
harus mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin
dan mineral.
Akibat dari pola makan dan menu yang tidak sesuai
dengan kandungan gizi tersebut, bisa jadi tubuh akan mengalami kekurangan gizi
dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit kurang kalori dan
protein, obesitas, anemia, zerophthalmia, gondok endemik. Apalagi terhadap
kelompok rentan gizi.
Gaya hidup modern dengan segala sesuatu yang serba
praktis seringkali membuat kita mengkonsumsi makanan siap saji. Akan tetapi,
sebelum meneruskan pola makan seperti ini, ada baiknya mempertimbangkan dulu dampak
buruknya bagi kesehatan. Tidak hanya menjadi pemicu obesitas, makanan cepat
saji atau yang lebih dikenal dengan fast food ini juga bisa menurunkan
kepadatan tulang. Sebagai langkah mudahnya kita semua diharapkan masyarakat
dapat menjaga kesimbangan gizi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
2.
Pengertian
Pedagang Kaki Lima
Pedagang Kaki Lima atau disingkat PKL adalah istilah
untuk menyebut penjaja dagangan yang menggunakan gerobak. Istilah itu sering
ditafsirkan demikian karena jumlah kaki pedagangnya ada lima. Lima kaki
tersebut adalah dua kaki pedagang ditambah tiga "kaki" gerobak (yang
sebenarnya adalah tiga roda atau dua roda dan satu kaki). Saat ini istilah PKL
juga digunakan untuk pedagang di jalanan pada umumnya.
Sebenarnya istilah kaki lima berasal dari masa
penjajahan kolonial Belanda. Peraturan pemerintahan waktu itu menetapkan bahwa
setiap jalan raya yang dibangun hendaknya menyediakan sarana untuk pejalanan
kaki. Lebar ruas untuk pejalan adalah lima kaki atau sekitar satu setengah
meter.
Sekian puluh tahun setelah itu, saat Indonesia sudah
merdeka, ruas jalan untuk pejalan kaki banyak dimanfaatkan oleh para pedagang
untuk berjualan. Dahulu namanya adalah pedagang emperan jalan, sekarang menjadi
pedagang kaki lima. Padahal jika merunut sejarahnya, seharusnya namanya adalah
pedagang lima kaki.
Di beberapa tempat, pedagang kaki lima
dipermasalahkan karena mengganggu para pengendara kendaraan bermotor. Selain
itu ada PKL yang menggunakan sungai dan saluran air terdekat untuk membuang
sampah dan air cuci. Sampah dan air sabun dapat lebih merusak sungai yang ada
dengan mematikan ikan dan menyebabkan eutrofikasi. Tetapi PKL kerap menyediakan
makanan atau barang lain dengan harga yang lebih, bahkan sangat, murah daripada
membeli di toko. Modal dan biaya yang dibutuhkan kecil, sehingga kerap
mengundang pedagang yang hendak memulai bisnis dengan modal yang kecil atau
orang kalangan ekonomi lemah yang biasanya mendirikan bisnisnya di sekitar
rumah mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar